Penulisan Riset Metode "Fasttrack AI" Cepat, Tuntas dan Akurat

| Rabu, Mei 08, 2024


Fasttrack Penulisan Skripsi, Tesis, Disertasi dan Publikasi Riset menggunakan bantuan AI, Selesai Cepat, Tepat, Akurat dan Aman, Jaminan Garansi sampai Lulus



Terobosan baru Implementasi Teknologi Artiificial Intelligence  (AI) dalam Penulisan Riset Akademis : Skripsi, Tesis, Disertasi dan Publikasi Artikel Ilmiah Jadi Lebih Mudah, Cepat, Tepat dan Akurat.

Implementasi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) dalam berbagai sektor kehidupan telah menjadi sebuah keniscayaan yang tak terelakkan. Teknologi AI telah memberikan manfaat yang luas, mencakup peningkatan efisiensi, efektivitas, dan optimalisasi kinerja di berbagai bidang. Dalam sektor pendidikan, khususnya dalam riset akademis, pemanfaatan AI memberikan kemajuan signifikan. AI tidak hanya membantu mempercepat proses penelitian tetapi juga meningkatkan ketepatan dan kualitas hasil riset. Kehadiran AI di dunia pendidikan membuka peluang besar untuk mencapai inovasi yang berkelanjutan dan pengembangan ilmu pengetahuan yang lebih mendalam.

Tanya : Apakah implementasi penggunaan teknologi AI (Artificial Intelligence) diperbolehkan dalam dunia Pendidikan, khususnya dalam penulisan riset, artikel dan publikasi di journal international bereputasi seperti SCOPUS dan Web Of Science (WOS) ?

Dukungan ELSEVIER terhadap penggunaan AI dalam penulisan riset ilmiah.

Elsevier adalah salah satu publisher terkemuka penyedia informasi ilmiah, teknis, dan medis terbesar di dunia dan perusahaan teknologi yang didirikan sejak tahun 1880 berkedudukan di Belanda. Scopus diketahui dimiliki dan dikelola oleh Elsevier. Scopus merupakan basis data rujukan dan abstrak milik Elsevier yang diluncurkan pada tahun 2004. Scopus mencakup hampir 36.377 judul (22.794 judul aktif dan 13.583 judul nonaktif) dari sekitar 11.678 penerbit, yang mana 34.346 judul di antaranya adalah jurnal telaahan sejawat di bidang terkemuka, yakni ilmu hayatiilmu sosialilmu kedokteran, dan ilmu kesehatan

Elsevier menyatakan bahwa penulis diizinkan untuk menggunakan AI generatif dan teknologi bantuan AI dalam proses penulisan sebelum pengiriman, tetapi hanya untuk meningkatkan bahasa dan keterbacaan makalah mereka dan dengan pengungkapan yang sesuai, sesuai instruksi kami di Panduan Penulis Elsevier (buka di tab/jendela baru). Editor dapat menemukan pengungkapan tersebut di bagian bawah makalah di bagian terpisah sebelum daftar referensi. Jika editor mencurigai bahwa penulis atau pengulas telah melanggar kebijakan AI kami, mereka harus memberi tahu penerbit.

Harap dicatat bahwa Elsevier memiliki teknologi bantuan AI yang dilindungi identitas yang sesuai dengan Prinsip AI Bertanggung Jawab RELX(opens in new tab/window), seperti yang digunakan selama proses penyaringan untuk melakukan pemeriksaan kelengkapan dan plagiarisme serta mengidentifikasi pengulas yang sesuai. Teknologi internal atau berlisensi ini menghormati kerahasiaan penulis. Program kami tunduk pada evaluasi bias yang ketat dan sesuai dengan privasi data dan persyaratan keamanan data.

Elsevier merangkul teknologi berbasis AI baru yang mendukung pengulas dan editor dalam proses editorial, dan kami terus mengembangkan dan mengadopsi teknologi internal atau berlisensi yang menghormati kerahasiaan dan hak privasi data penulis, pengulas, dan editor. Generatif AI adalah jenis teknologi kecerdasan buatan yang dapat menghasilkan berbagai jenis konten termasuk teks, citra, audio dan data sintetis. Contohnya termasuk ChatGPT, NovelAI, Jasper AI, Rytr AI, DALL-E, dll.

Penjelasan detail dan rinci terkait DISCLAIMER dari publisher ELSEVIER sebagai publisher journal ilmiah bereputasi international terindeks SCOPUS dapat dilihat di link berikut ini : https://www.elsevier.com/.../policies.../publishing-ethics

Rekomendasi dan Dukungan UNESCO terkait implementasi AI dalam Pendidikan.

Berdasarkan dokumen yang saya telusuri, UNESCO mendukung implementasi penggunaan AI dalam pendidikan dan proses belajar mengajar, termasuk dalam riset akademis dan penulisan publikasi artikel ilmiah. UNESCO mengakui potensi besar AI untuk meningkatkan kualitas dan akses pendidikan serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG 4). AI dapat membantu menciptakan pendidikan yang inklusif dan berkualitas tinggi yang tersedia untuk semua.

UNESCO menekankan pentingnya pendekatan yang etis, inklusif, dan berkeadilan dalam penggunaan AI, serta pentingnya kerja sama internasional untuk memastikan bahwa keuntungan dari AI dalam pendidikan dapat dinikmati oleh semua orang, tanpa meningkatkan ketidaksetaraan. Mereka juga mengusulkan panduan dan rekomendasi untuk membantu pembuat kebijakan dalam merancang dan mengimplementasikan strategi AI yang efektif dan manusiawi dalam konteks pendidikan.

Info selengkapnya UNESCO Beijing Consensus, Silahkan klik link URL dibawah ini : https://www.bing.com/ck/a?!&&p=cd4abe0b52077c22JmltdHM9MTcxNDUyMTYwMCZpZ3VpZD0wMDcyYzExYi0zMTBiLTYyNDQtMDFjNi1kNTM2MzA1OTYzM2UmaW5zaWQ9NTIwNQ&ptn=3&ver=2&hsh=3&fclid=0072c11b-310b-6244-01c6-d5363059633e&psq=beijing+consensus+on+AI&u=a1aHR0cHM6Ly91bmVzZG9jLnVuZXNjby5vcmcvYXJrOi80ODIyMy9wZjAwMDAzNjgzMDM&ntb=1

 Tanya : Apakah naskah, dokumen, artikel atau narasi yang merupakan OUTPUT hasil dari pencarian dan pengolahan Artificial Intelligence udah pasti terbebas dari plagiarisme, bagaimana cara mengatasi supaya naskah atau dokumen Output yang dihasilkan AI bisa lolos dan terbebas dari Plagiarisme?

Dokumen yang dihasilkan oleh AI, termasuk teks yang dihasilkan oleh model seperti ChatGPT, secara teknis tidak akan terkena plagiarisme jika teks tersebut dibangun dari nol oleh sistem. Namun, karena AI dilatih dengan dataset yang sangat besar yang terdiri dari teks-teks yang ada sebelumnya, kemungkinan untuk menghasilkan teks yang mirip dengan sumber-sumber yang ada bisa terjadi. Oleh karena itu, penting untuk memeriksa dan memastikan bahwa dokumen yang dihasilkan AI bebas dari unsur plagiarisme sebelum digunakan lebih lanjut, terutama dalam konteks akademis atau profesional.

Untuk menghindari risiko plagiarisme pada dokumen yang dihasilkan oleh AI, beberapa tindakan preventif dapat diambil: Pertama, lakukan pemeriksaan keaslian dengan alat deteksi plagiarisme untuk memverifikasi keunikan teks. Kedua, tinjau dan sesuaikan konten yang dihasilkan AI agar sesuai dengan tujuan asli dan hindari pengulangan materi dari data latihnya. Ketiga, berikan atribusi yang benar dan kutipan terhadap semua sumber yang digunakan. Keempat, gunakan AI secara bertanggung jawab sebagai pendukung proses penulisan, bukan sebagai pengganti penulis manusia, terutama dalam konteks yang memerlukan orisinalitas tinggi seperti dalam penulisan akademis dan riset. Menggunakan AI dalam cara yang bertanggung jawab dan etis adalah kunci untuk memastikan bahwa produk akhir bebas dari plagiarisme dan berkualitas tinggi.

Tanya : Apakah penggunaan teknologi AI yang saat ini berkemabngan pesat di berbagai bidang kehidupan dan profesi akan menghilangkan peranan dan pekerjaan manusia ?

Penggunaan AI memang telah menimbulkan kekhawatiran tentang potensi penggantian pekerjaan yang dilakukan manusia. Namun, perspektif yang lebih luas menunjukkan bahwa AI juga menciptakan peluang baru dan dapat bekerja bersama manusia untuk mencapai hasil yang lebih efektif. Secara umum, AI memang memiliki potensi untuk mengotomatisasi tugas-tugas yang berulang atau yang memerlukan waktu pemrosesan data besar, yang mungkin dapat mengurangi kebutuhan terhadap tenaga kerja manusia dalam peran-peran tertentu. Misalnya, di sektor manufaktur, robot AI dapat meningkatkan produksi dan efisiensi dengan mengambil alih pekerjaan fisik yang berat atau berbahaya.

Di bidang ekonomi dan manajemen, sistem AI dapat membantu dalam analisis data besar untuk mengambil keputusan strategis lebih cepat dan akurat. Di sisi lain, AI juga membuka lapangan pekerjaan baru dan memerlukan keterampilan baru, seperti pengembangan AI, pemeliharaan sistem, dan analisis data yang lebih kompleks. Hal ini mendorong pendidikan dan pelatihan untuk menyesuaikan kurikulum yang lebih fokus pada keterampilan yang dibutuhkan di masa depan. Pendekatan yang seimbang biasanya melihat AI sebagai alat yang dapat meningkatkan kapabilitas manusia, bukan menggantikannya sepenuhnya. Kolaborasi antara manusia dan AI, sering disebut sebagai "augmented intelligence," bertujuan untuk memanfaatkan kecerdasan buatan untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi manusia, bukan menghilangkan pekerjaan manusia.

Kecanggihan teknologiu AI sangat bergantung pada the man behind the gun, atau siapa operator yang menjalankan AI tersebut, karena tanpa skill dan kemampuan yang mumpuni dalam memberikan instruksi dan perintah kepada AI melalui PROMPT maka hasil output yang dihasilkan oleh AI tidak akan optimal sesuai harapan, jadi disini peran manusia sebagai user sekaligus controller dan AI hanya sebatas tools alat dan teknologi yang membantu pekerjaan manusia. Kesimpulannya, sementara AI dapat mengubah lanskap pekerjaan dan mungkin menggantikan beberapa jenis pekerjaan, itu juga menciptakan peluang baru dan membutuhkan kolaborasi antara manusia dan mesin untuk meraih potensi penuh dari teknologi ini. Dengan perencanaan dan adaptasi yang tepat, kita dapat meminimalkan dampak negatif terhadap pekerjaan dan sekaligus memaksimalkan manfaat AI untuk masyarakat.

Kami PT.IDEA SOLUSI MANDIRI sudah sejak tahun 2002 berpengalaman dalam membantu penulisan riset akademis (sebagai dosen pembimbing riset) dikalangan mahasiswa, Keunggulan layanan jasa kami adalah, kami mengitegrasikan pengalaman akademis sebagai dosen pembimbing riset mahasiswa dengan bantuan teknologi Artificial Intelegence. Kami menggunakan beberapa tools AI untuk membantu dalam proses penulisan riset akademis  Skripsi, Tesis, Disertasi maupun Artikel/Paper untuk keperluan publikasi ke Jurnal Ilmiah. Beberapa software dan tools AI yang kami gunakan antara lain :

  •  Untuk Analisis Literatur yang Mendalam, kami menggunakan ChatGPT dan GPTpdf, kami menyediakan analisis yang komprehensif dan terkini.
  • Untuk searching Referensi kualified global, kami memanfaatkan Publish or Perish dan Google Scholar untuk akses ke sitasi global yang memperkaya riset Anda.
  • Untuk mengakses data terkini, paling relevan dengan Elicit dan SciteAI, serta analisis data secara mendalam menggunakan Consensus.
  • Untuk memperolwh hasil terjemahan yang akurat, kami menggunakan: DeepL menyediakan terjemahan berkualitas untuk dokumen yang memerlukan penyesuaian bahasa.
  • Parafrase dan Sintesis Efisien, gunakan Quilbot, yang akan membantu anda menyederhanakan dan merangkum informasi penting.
  • Keaslian Terverifikasi, Setiap dokumen akan diuji dan dicek plagiarism melalui Turnitin untuk memastikan keaslian dan integritas akademis.

 Fasilitas Klien I-DEA :

Untuk anda yang mengambil Paket Proposal, maka anda akan menerima paket lengkap yang mencakup Bab 1: Pendahuluan, Bab 2: Tinjauan Teoritis, dan Bab 3: Metode Penelitian. Setiap proposal disertai dengan lampiran semua berkas keperluan akademis dari cover sampul, daftar pustaka, jurnal referensi, hingga materi presentasi .ppt. Semua dokumen proposal dijamin telah lolos uji plagiarism Turnitin dan AI detector. Anda juga akan mendapatkan hasil analisis intepretasi dan pembahasan (Bab.4) serta Kesimpulan, Saran dan Keterbatasan (Bab.5) bagi yang mengambil Paket Full Chapter.

Jangan biarkan waktu berlalu tanpa hasil, Segera “take action” lakukan langkah besar dalam perjalanan akademis Anda. Dengan teknologi AI kami, setiap detik Anda bertransformasi menjadi produktivitas yang tidak terhingga. Jadilah pelopor, bukan pengikut. Raih kesuksesan akademis dengan langkah yang inovatif dan lebih maju.

Hubungi Kami Sekarang ! WA: 081286 432 432 – 081383 584584 Kunjungi Official Website kami di: www.idea-konsultan.com - www.ideasolusimandiri.co.id

 

0 komentar:

Next Prev

ARSIP BLOG

▲Top▲